Connect with us

Asal Kena

Hidup Mah Ukur Dahar jeung Udud, Sisanya…

Published

on

DI Pos Satpam Senopati Banjaran, alias Dwi Center, ada satu hukum kehidupan yang kadang lebih masuk akal daripada teori para filsuf: hirup mah ukur dahar jeung udud, sisana mah kumaha engke.

Tapi jangan salah. Kalimat itu kalau keluar dari mulut Pembina Ardan, bukan berarti hidupnya cuma soal nasi dan rokok. Justru di balik kesederhanaan itulah ada filosofi yang sering hilang dari manusia yang kebanyakan mikir.

Pembina Ardan mah orangna berehan. Kalau ada warga butuh bantuan, sebisa mungkin dibantu. Tidak banyak teori, tidak perlu bikin konferensi pers, apalagi bikin spanduk “Telah Membantu Warga”. Bantu ya bantu. Beres.

Di Dwi Center, orang-orang memang sering datang dengan urusan yang sebenarnya tidak terlalu penting. Ngopi, ngudud, ngobrol, ngalor-ngidul, kadang membahas masa depan bangsa, padahal masa depan sorangan juga belum jelas.

Tapi justru di tempat seperti itu, kehidupan terasa lebih jujur.

Tidak ada yang pura-pura sukses. Tidak ada yang harus terlihat kaya. Yang punya uang traktir. Yang tidak punya uang ikut ngobrol. Yang punya masalah curhat. Yang tidak punya solusi paling banter bilang, “Sabar we.”

Dan Pembina Ardan adalah salah satu manusia yang mengerti bahwa kebaikan tidak harus selalu terlihat besar.

Kadang membantu itu cukup dengan hadir. Kadang cukup mendengarkan. Kadang cukup mentraktir kopi. Kadang cukup berkata, “Hayu, urang bantu.”

Sebab pada akhirnya, hidup memang mungkin cuma berputar antara dahar, udud, kerja, ngobrol, kemudian tidur. Tapi nilai hidup bukan diukur dari seberapa banyak yang kita habiskan untuk diri sendiri.

Melainkan dari seberapa banyak keberadaan kita membuat hidup orang lain sedikit lebih ringan.

Jadi kalau suatu hari ada yang bertanya, “Pembina Ardan itu siapa?”

Jawab saja:

“Jalma anu hirupna basajan. Daharna jalan, ududna jalan, tapi kahadeanna ogé ulah eureun jalan.”

Karena hidup mah memang ukur dahar jeung udud.

Sisanya, semoga jadi manfaat.***

Terpopuler

Copyright © 2026