Connect with us

Asal Kena

Mas Dwi: Nakes Berjiwa Panglima, Rambutnya Bikin Kagak Tahan

Published

on

MAS Dwi itu nakes. Kerja di RS Welas Asih Bandung. Tugasnya memberikan yang terbaik buat orang sakit. Mengabdi tanpa banyak pamrih, karena bagi Mas Dwi, membantu orang bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan.

Tapi begitu pulang kerja, profesinya bertambah. Ia menjelma menjadi Panglima Pos Satpam Senopati.

Markasnya Dwi Center. Tempat pasukan berkumpul, ngopi, ngobrol, ngudud, sampai membahas persoalan dunia yang sebenarnya tidak ada yang meminta.

Yang paling khas dari Mas Dwi adalah style rambutnya.

Rambutnya bukan sekadar rambut. Itu sudah menjadi identitas, karakter, bahkan mungkin bagian dari sistem pertahanan pos.

Kalau rambut Mas Dwi sudah disisir, pasukan biasanya langsung tahu: panglima sedang turun gunung.

Modelnya bikin kagak tahan. Ada kesan rapi, gagah, tapi sekaligus seperti habis mendapat mandat khusus dari Kementerian Urusan Penampilan.

Namun di balik rambut yang kadang lebih serius daripada persoalan negara itu, Mas Dwi tetap orang sederhana yang senang membantu.

Di rumah sakit, ia merawat yang sakit.

Di Dwi Center, ia merawat yang lapar, haus, bete, dan kehilangan arah hidup.

Jadi kalau suatu hari melihat Mas Dwi berdiri di Pos Senopati dengan rambut khasnya, jangan buru-buru menilai.

Itu bukan sekadar gaya.

Itu adalah seragam tambahan seorang nakes yang setelah berdinas berubah menjadi panglima.

Rambut boleh nyentrik.

Pengabdian tetap cantik.***

Terpopuler

Copyright © 2026