Asal Kena
Mas Dwi: Nakes Berjiwa Panglima, Rambutnya Bikin Kagak Tahan

MAS Dwi itu nakes. Kerja di RS Welas Asih Bandung. Tugasnya memberikan yang terbaik buat orang sakit. Mengabdi tanpa banyak pamrih, karena bagi Mas Dwi, membantu orang bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan.
Tapi begitu pulang kerja, profesinya bertambah. Ia menjelma menjadi Panglima Pos Satpam Senopati.
Markasnya Dwi Center. Tempat pasukan berkumpul, ngopi, ngobrol, ngudud, sampai membahas persoalan dunia yang sebenarnya tidak ada yang meminta.
Yang paling khas dari Mas Dwi adalah style rambutnya.
Rambutnya bukan sekadar rambut. Itu sudah menjadi identitas, karakter, bahkan mungkin bagian dari sistem pertahanan pos.
Kalau rambut Mas Dwi sudah disisir, pasukan biasanya langsung tahu: panglima sedang turun gunung.
Modelnya bikin kagak tahan. Ada kesan rapi, gagah, tapi sekaligus seperti habis mendapat mandat khusus dari Kementerian Urusan Penampilan.
Namun di balik rambut yang kadang lebih serius daripada persoalan negara itu, Mas Dwi tetap orang sederhana yang senang membantu.
Di rumah sakit, ia merawat yang sakit.
Di Dwi Center, ia merawat yang lapar, haus, bete, dan kehilangan arah hidup.
Jadi kalau suatu hari melihat Mas Dwi berdiri di Pos Senopati dengan rambut khasnya, jangan buru-buru menilai.
Itu bukan sekadar gaya.
Itu adalah seragam tambahan seorang nakes yang setelah berdinas berubah menjadi panglima.
Rambut boleh nyentrik.
Pengabdian tetap cantik.***
-
Asal Kena7 bulan agoDunia Emang Kayak Gini, Pusing Dikit Mah Terima Ajalah
-
Campuran5 bulan agoAbang Mengalah Aja, tapi Jangan Pernah Kalah!
-
Campuran5 bulan agoFilosofi Orang Bloon: Antara Rebahan, Penyesalan, dan Niat yang Selalu Besok
-
Campuran3 bulan agoJelang Pemilihan RT 06 Senopati, Survei SSI Tempatkan Sona Adriana di Posisi Teratas
-
Asal Kena5 bulan agoUntung Punya Isteri Santuy, Hidup Saya Gagal Terus
-
Campuran5 bulan agoKata Arsyila, “Ayah Mau ke Mana?”
-
Asal Kena5 bulan agoPunya Kenalan Menteri Tapi Otak Masih Nyangkut di Rice Cooker
-
Asal Kena4 bulan agoAgak Stres Boleh, Asal Jangan Gila!
