Asal Kena
Ranginang dan Teori Kehidupan Erte Sonna

JUMAT malam, 2 Oktober 2026, saya, Erte Sonna, Acep Palagan alias Suherman, dan Coach Andre nongkrong di rumah Pembina Ardan, Blok G26 Senopati Banjaran.
Erte Sonna beli kopi Sikas, yang bayarnya Coach Andre. Jadi sejak awal malam itu sudah ada filosofi, “Yang punya duit belum tentu yang punya kopi.”
Pembina Ardan menyuguhi kami ranginang. Baru satu gigitan, Erte Sonna langsung berubah menjadi ahli kuliner sekaligus filsuf Sunda.
“Ranginang téh ngajarkeun kahirupan,” katanya.
Kami diam.
Menurut Erte Sonna, ranginang itu contoh manusia tangguh. Berasal dari beras, dibentuk, dijemur di bawah matahari, lalu digoreng dalam minyak panas. Hidup juga begitu. Kalau belum pernah dijemur masalah, jangan merasa sudah matang.
Katanya lagi, ranginang tidak pernah protes ketika dijemur. Tidak pernah bilang, “Panas, Mang!” Tidak pernah minta kipas angin. Ia menjalani proses sampai waktunya masuk penggorengan.
Di situlah letak kebesaran ranginang.
Kena panas malah mengembang.
Manusia mestinya begitu. Ditekan jangan langsung mengempis. Dihantam keadaan jangan langsung bikin status WhatsApp: “Capek.”
Tapi ada satu hal yang paling penting, kata Erte Sonna: ranginang tahu dirinya sendiri. Ia tidak pernah bercita-cita menjadi kerupuk udang.
“Jadi urang mah ulah loba ngabandingkeun diri,” ujar Erte Sonna.
Saya mengangguk. Acep mengunyah. Coach Andre menyeruput kopi. Pembina Ardan mungkin sedang menghitung berapa ranginang yang tersisa.
Malam itu kami akhirnya paham, hidup memang kadang keras seperti ranginang. Tapi selama tidak patah, masih bisa dimakan.
Dan ternyata, filosofi terdalam ranginang bukan tentang kehidupan.
Tapi tentang siapa yang paling cepat mengambil ranginang terakhir.
Malam itu, jawabannya belum jelas.
Tapi tatapan Acep cukup mencurigakan.***
-
Asal Kena7 bulan agoDunia Emang Kayak Gini, Pusing Dikit Mah Terima Ajalah
-
Campuran5 bulan agoAbang Mengalah Aja, tapi Jangan Pernah Kalah!
-
Campuran5 bulan agoFilosofi Orang Bloon: Antara Rebahan, Penyesalan, dan Niat yang Selalu Besok
-
Campuran4 bulan agoJelang Pemilihan RT 06 Senopati, Survei SSI Tempatkan Sona Adriana di Posisi Teratas
-
Asal Kena5 bulan agoPunya Kenalan Menteri Tapi Otak Masih Nyangkut di Rice Cooker
-
Asal Kena5 bulan agoUntung Punya Isteri Santuy, Hidup Saya Gagal Terus
-
Campuran5 bulan agoKata Arsyila, “Ayah Mau ke Mana?”
-
Asal Kena4 bulan agoAgak Stres Boleh, Asal Jangan Gila!
