Asal Kena
Meong Senopati Rayakan Persib Lolos 16 Besar, Teriak-Teriak Sampai Bakso Kehabisan

PERJUANGAN Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) memang luar biasa. Empat pertandingan disapu bersih, tiket menuju babak 16 besar pun berhasil diamankan.
Di Komplek Senopati Banjaran, keberhasilan Maung Bandung ini tentu tidak dilewatkan begitu saja. Meong Senopati, komunitas fans Persib di lingkungan Senopati, menggelar nonton bareng di markas Dwi Center alias Pos Satpam Senopati.
Dipimpin koordinator Jul Pelupessy, suasana nobar berlangsung meriah. Begitu Persib tampil meyakinkan, teriakan dan jingkrakan langsung pecah. Yang tadinya duduk manis, mendadak berdiri. Yang tadinya kalem, berubah jadi komentator dadakan.
Pokoknya sore itu Pos Satpam bukan lagi sekadar tempat ronda. Aura stadion pindah ke Senopati. Suara teriakan Meong Senopati bahkan seolah memberi tahu satu komplek: “Persib menang, euy!”
Usai pertandingan, perayaan berlanjut dengan agenda yang tak kalah penting: ngabaso alias makan bakso. Maklum, setelah capek teriak, jingkrak, dan tegang selama pertandingan, energi harus segera dikembalikan. Kalau Persib sudah lolos 16 besar, perut juga jangan sampai gagal lolos dari rasa lapar.
Namun, drama ternyata belum berakhir. Bakso Abrag dibuka, mangkok siap, selera sudah di level final Liga Champions. Sayangnya setelah dicek, basona malah habis, tinggal mie! Meong yang tadinya siap menyantap bakso, mendadak harus menghadapi kenyataan pahit: Persib sukses mencetak kemenangan, tapi bakso gagal mencetak gol.
Untung ada Mas Dwi. Melihat kondisi para Meong yang mulai kehilangan harapan, ia langsung turun tangan mengambil bakso ke rumah. Akhirnya, misi penyelamatan pun berhasil. Persib lolos 16 besar, bakso kembali tersedia, dan Meong Senopati akhirnya bisa ngabaso dengan hati yang tenang.
Sore itu pun menjadi bukti bahwa menjadi bobotoh sejati butuh perjuangan lengkap: 90 menit mendukung Persib, beberapa menit jingkrak-jingkrak, lalu perjuangan terakhir mencari bakso. Sebab di Senopati, kemenangan Persib harus dirayakan dengan cara yang benar: teriak, bahagia, lalu ngabaso!***
-
Asal Kena8 bulan agoDunia Emang Kayak Gini, Pusing Dikit Mah Terima Ajalah
-
Campuran6 bulan agoAbang Mengalah Aja, tapi Jangan Pernah Kalah!
-
Campuran6 bulan agoFilosofi Orang Bloon: Antara Rebahan, Penyesalan, dan Niat yang Selalu Besok
-
Campuran5 bulan agoJelang Pemilihan RT 06 Senopati, Survei SSI Tempatkan Sona Adriana di Posisi Teratas
-
Campuran6 bulan agoKata Arsyila, “Ayah Mau ke Mana?”
-
Asal Kena6 bulan agoPunya Kenalan Menteri Tapi Otak Masih Nyangkut di Rice Cooker
-
Asal Kena6 bulan agoUntung Punya Isteri Santuy, Hidup Saya Gagal Terus
-
Asal Kena5 bulan agoAgak Stres Boleh, Asal Jangan Gila!
