Connect with us

Asal Kena

Agak Stres Boleh, Asal Jangan Gila!

Published

on

HIDUP di Indonesia itu kadang mirip sinetron azab yang penulis skenarionya lagi kurang tidur. Baru juga niat hidup tenang, tiba-tiba harga cabai naik. Baru mau nabung, eh motor mogok. Baru mau move on, mantan malah nikah duluan sambil upload prewedding di gunung.

Makanya, kalau hari ini kamu agak stres, itu masih sangat manusiawi. Yang penting jangan langsung lari keliling komplek sambil teriak jadi alien. Santai. Tarik napas. Minum kopi kalau ada gula. Kalau nggak ada gula ya minum air putih sambil menatap nasib.

Kadang kita terlalu serius menghadapi hidup. Padahal hidup sendiri sering bercanda sama kita. Kita bikin rencana A sampai Z, semesta malah ngasih plot twist episode Ramadan.

Mau kerja susah. Mau nganggur dimarahin tetangga. Mau nikah takut biaya. Mau sendiri kesepian. Mau kaya bingung caranya. Mau miskin malu. Akhirnya hidup cuma jadi lomba mikir sambil rebahan.

Tapi di situlah seninya jadi manusia Indonesia. Walau dompet tipis, cicilan tebal, dan berita nasional bikin kepala cenat-cenut, kita masih bisa ketawa gara-gara meme receh dan video kucing jatuh dari kursi plastik.

Karena sebenarnya manusia itu kuat. Sangat kuat malah. Lihat saja emak-emak. Habis marah-marah soal listrik, lima menit kemudian masih sempat nanya: “Mau makan apa?”

Legend.

Jadi kalau hari ini hidup terasa berat, jangan langsung merasa dunia kiamat. Bisa jadi cuma kamu kurang tidur, kurang duit, atau kurang dia. Biasanya tiga itu memang paket lengkap penyebab overthinking nasional.

Cobalah hidup sedikit lebih selow. Tidak semua hal harus dipikirkan sampai jidat berkerut kayak cucian belum disetrika. Kadang kita cuma perlu duduk sebentar, ngopi, ngudud kalau perlu, lalu bilang dalam hati:

“Yaudahlah. Besok juga hidup begini lagi.”

Dan anehnya, kalimat itu justru bikin hati agak tenang.

Sebab semakin dewasa, kita sadar kalau hidup bukan soal selalu bahagia. Tapi soal tetap waras walaupun keadaan kadang absurd. Bisa ketawa di tengah masalah itu bakat langka. Tidak semua orang punya.

Maka kalau stres sedikit, wajar. Kalau capek, manusiawi. Kalau ingin kabur ke gunung lalu buka warung mie rebus, itu juga bisa dimengerti.

Asal satu, jangan sampai kehilangan akal sehat hanya karena dunia tidak berjalan sesuai ekspektasi.

Sebab hidup ini sebenarnya sederhana, makan kalau lapar,
tidur kalau ngantuk, berjuang kalau mampu, dan kalau terlalu pusing, rebahan dulu jangan permanen.

Tetap hidup, tetap ketawa, tetap jadi manusia.

Karena dunia memang aneh.
Tapi masa kita kalah sama dunia?***

Terpopuler

Copyright © 2026